Self Quarantine

Work from home, prevent spread Covid-19

Keep Stay at Home

Safe life, stay at home

Do Sports

Regular sports will increase immunity

Physical Distancing

Safe people and use mask for your health

STOP Covid-19

Keep clean and healthy

Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

21 Oct 2008

Kopi Membuat Dada Wanita Mengecil


Ini peringatan bagi kaum perempuan. Berdasarkan penelitian, ternyata minum kopi bisa membuat ukuran dada perempuan mengecil. Tapi dengan minum kopi, 3 cangkir sehari dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara. Jadi mau piih yang mana....? Sehat atau payudara kecil...?

Konsumsi kopi ternyata berdampak pada bentuk tubuh perempuan. Sebuah penelitian membuktikan bahwa konsumsi kopi dapat membuat ukuran dada perempuan lebih kecil.

Penelitian itu dilakukan oleh para peneliti asal Swedia dari Universitas Lund. Adalah Helena Jernstrom, seorang ahli tumor yang memimpin penelitian. Awalnya penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh kopi bagi para perempuan.

Hasilnya cukup menggembirakan. Karena ternyata konsumsi kopi tiga cangkir sehari dapat mengurangi risiko kanker payudara pada perempuan. Namun dalam penelitian itu, bukan hanya hal tersebut yang di dapat. Dalam penelitian tersebut juga terungkap bahwa kopi mempengaruhi ukuran dada perempuan.

Dari penelitian terungkap bahwa kopi juga bisa membuat ukuran dada perempuan lebih kecil. Perempuan dengan berat badan yang normal namun memiliki payudara yang besar biasanya memiliki jumlah Mammary Gland ( zat penghasil susu .red ) yang banyak. Jumlah mammary gland tersebut yang biasanya menaikkan risiko kanker payudara.

Konsumsi kopi secara teratur dapat mengurangi jumlah mammary gland tersebut. Namun hal tersebut otomatis juga membuat ukuran payudara jadi lebih keci

sumber : detik

15 Oct 2008

Ciri Gampang Susah Orgasme Dilihat dari Cara Berjalan

Cara berjalan bisa jadi menunjukkan sesuatu hal yang orang itu sendiri tidak tahu, sebagaimana yang dikemukakan suatu studi belum lama ini..

Studi berjudul “cara berjalan mungkin bisa dihubungkan dengan kemampuan orgasme,” dimuat dalam Journal of Sexual Medicine edisi September.

Sebagaimana dimuat MSNBC.com belum lama ini, sekelompok peneliti dalam studinya menyebutkan, perempuan yang bisa mencapai kepuasan adalah yang langkahnya energetik dan mengalir.

Penelitian itu dilakukan gabungan ilmuwan Universitas Katolik Louvain, Belgia dengan ilmuwan Universitas West Scotland di Paisley, Skotlandia.


Para peneliti itu minta sekumpulan mahasiswi untuk menjawab kuesioner tentang prilaku seksual mereka. Sekumpulan mahasiswi itu dibagi dalam dua kelompok yaitu yang “sering” atau “selalu” mencapai kepuasan sedangkan kelompok lainnya adalah yang menjawab “tidak pernah” atau jarang”.

Semua responden kemudian disuruh berjalan sejauh 100 meter sambil berpikir yang menyenangkan, misalnya sedang berada di hangatnya tepi pantai. Selanjutnya mereka kembali diharuskan berjalan sejauh 100 meter , dengan skenario serupa tapi ditambah dengan berkhayal bahwa mereka sedang bersama seorang pria pasangannya.

Dua seksolog bertugas merinci cara berjalan setiap responden. Dua seksolog itu tidak diberitahu mana kelompok masing-masing mahasiswi tersebut, tapi dengan ketepatan 81 persen, mereka cocok dalam menggolongkan setiap responden ke dalam kelompok masing-masing.

Kaum hawa tidak perlu terlalu khawatir jika penelitian tersebut membuat setiap orang dapat menerka mereka.

Stuart Brody, peneliti yang profesor psikologi pada Universitas West Scotland, mengemukakan respondennya tidak memakai alas kaki karena “sepatu berhak tinggi mengaburkan cara jalan”. Jadi, perempuan dengan hak tinggi tidak termasuk yang bisa ditebak.

Dia juga mengatakan, cara jalan dari mereka yang bisa “puas” adalah yang langkahnya biasa saja dan tidak ada gangguan alami dalam hubungan antara kaki, pelvis, dan gerakan tulang belakang.
Yang diukur Brody dan para koleganya adalah keseluruhan dari panjang langkah dan jumlah rotasi ruas tulang belakang.

Penelitian itu menyimpulkan bahwa cara berjalan yang “menggoda” belum tentu menunjukkan “bisa puas”. Dia mengatakan, cara jalan yang dia teliti mungkin adalah tanda dari jiwa yang sehat, rasa percaya diri dan hubungan seksual yang sehat.

Tidak semua ahli menyambut baik penelitian itu. Studi tersebut, sebagaimana dikatakan Brody, hanya berdasarkan data dari 16 responden di universitas Belgia. Itupun terdapat keliru diagnosa pada dua responden .

Di lain pihak, hingga kini kepuasan perempuan adalah sesuatu yang masih samar-samar.”Tidak ada kesepakatan apapun tentang hal yang membuat perempuan mencapai kepuasan,” tulis Tierney Ahrold, seorang peneliti seks di University of Texas, Austin. “Kepuasan perempuan itu bagaikan jaringan tidak stabil dari berbagai faktor.”

Sumber :
Mathub2003

29 Sept 2008

Cara Gampang Mengenali Makanan & Minuman Berbahaya

Makanan dan minuman menjadi pilihan wajib bagi siapa pun untuk menjaga kesehatan sekaligus meneruskan keberlangusngan hidupnya. Namun, makanan dan minuman yang diolah secara tidak benar justru dapat menjadi pembunuh nomor wahid lantaran mengandung zat racun bagi tubuh.

Hal itulah yang mengilhami peneliti Universitas Katolik Widya Mandala Surabay(UKWMS) melakukan penelitian dan akhirnya mempublikasikan dalam "Expo Karya Wima (Widya Mandala)" di kampus setempat pada 21-22 September 2008.

"Tips mengenali makanan dan minuman yang berbahaya dan yang aman itu penting pada masa-masa menjelang Lebaran," kata peneliti UKWMS, Caroline SSi MSi Apt.

Dalam percakapannya dengan ANTARA News di Surabaya, ia menyampaikan metode pengenalan paling mudah dari berbagai sudut yakni warna, kandungan boraks, kandungan formalin, daging gelonggongan, ayam basi, ikan basi, makanan kaleng, bahaya snack, dan bahaya kemasan plastik.

"Kalau ada makanan yang warnanya mencolok dan menarik justru harus dicurigai, misalnya saos yang warnanya membekas di tangan memungkinkan pewarna yang digunakan adalah pewarna tekstil yang dapat menyebabkan kanker," katanya.

Untuk boraks, katanya, dapat diamati dari bakso. "Kalau kenyal atau mudah dipantulkan seperti memantulkan bola karet di tanah, maka berarti banyak mengandung boraks. Bisa juga dari tanda-tanda gigitan yang kembali ke bentuk semula setelah digigit," katanya.

Sebaliknya, katanya, tahu putih yang terlalu keras justru patut diduga mengandung formalin. "Kalau tahu kuning yang keras, kami belum melakukan penelitian, tapi kalau tahu putih yang tidak lembek dapat diduga ada kandungan formalin di dalamnya," ucapnya.

Tentang daging gelonggong (daging yang diisi air), dosen Fakultas Farmasi (FF) UKWMS itu mengatakan daging seperti itu dapat dikenali dari air yang menetes bila digantung.

"Jadi, pilih saja daging yang digantung. Kalau ada air yang menetes berarti daging gelonggongan. Cara lain mengenali dari warna daging yang asli masih merah segar dan serat-serat di dalam daging juga tidak menggelembung," katanya.

Harga yang tidak wajar juga merupakan pertanda. "Harga daging yang wajar itu Rp46 ribu perkilogram, nah kalau harganya lebih murah dari itu berarti patut dicurigai sebagai daging gelonggongan," ungkapnya.

Kalau daging ayam, bagaimana cara mengenali daging dari ayam yang mati?

"Daging ayam yang masih segar itu berwarna agak kekuning-kuningan, kalau warnanya putih bersih justru dimungkinkan dari bekas ayam mati, apalagi kalau ada warna biru seperti bekas memar serta bau sangat amis," katanya.

Bahkan, katanya, ada pula daging ayam yang direndam formalin agar awet. "Kita dapat mengenali daging ayam berformalin dengan menekan atau mendorongnya dengan jari telunjuk. Kalau keluar lendir atau air berarti pernah direndam dengan formalin," katanya.

Namun, katanya, formalin dalam makanan juga dapat dihilangkan. "Caranya, makanan yang mencurigakan itu direndam dengan air panas sekitar 30 menit atau dipanaskan dengan oven bersuhu 121 derajat tiga menit. Kalau ikan dapat direndam dengan air cuka 5 persen selama 15 menit atau direndam air garam selama 30 menit untuk ikan asin," katanya.

Lain halnya cara mengenali ikan basi. "Kalau ditekan justru lembek, warna insang tampak merah tua, atau mata ikan justru terlihat bening, maka cirinya ikan itu basi atau diberi formalin. Paling mudah ya beli saja ikan yang masih ada tanda-tanda hidup," katanya.

Caroline juga menyarankan agar masyarakat jangan membeli makanan kaleng yang kemasan kalengnya sudah penyok.

"Kaleng yang penyok akan mengubah konsentrasi di dalam kemasan, karena kaleng penyok dapat mengandung racun akibat adanya kandungan botulimun (bahan dasar kosmetik). Kalau mau aman ya dipanaskan seperti ikan atau dibakar agar racunnya mati. Biasanya, supermarket justru memberi diskon," katanya.

Untuk snack (makanan ringan) yang banyak disukai anak-anak, katanya, justru perlu dilihat komposisi zat warna-nya dan nomor registrasi. "Kalau warna-warnanya mencolok atau tanggal produk-nya kadaluarsa justru berbahaya," katanya.

Satu lagi bahaya yang sering tak disadari adalah kemasan dari plastik, styrofoam, dan melamin. "Kalau kemasan itu diisi dengan bakso panas, soto panas, teh panas, dan makanan atau minuman serba panas akan dapat menyebabkan kanker," katanya

Sumber : antara

13 Sept 2008

Waspada Dibalik Minuman Isotonik

Mungkin anda pernah baca atau dengar mengenai berita ini. Jika belum, silahkan baca berita ini yang saya ambil dari millis seorang temen. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita.

Minuman isotonik semakin gencar menyerbu pasaran. Melalui iklan, produk ini dicitrakan mampu mengganti cairan tubuh yang hilang dalam waktu singkat. Di balik kesan kesegarannya, minuman isotonik dapat berbahaya apabila dikonsumsi sembarangan.

Sebuah iklan minuman isotonik di televisi mengatakan, ion di dalam isotonik mampu menjaga kelembapan kulit dan tubuh lebih baik daripada air biasa. Iklan lain menyebutkan, kehilangan dua persen cairan tubuh akan menurunkan stamina dan konsentrasi.

Dosen pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor Fransiska Rungkat Zakaria, mengatakan, iklan produk isotonik sebagian menyesatkan masyarakat.

Di iklan, seolah-olah isotonik bisa diminum siapa saja dan dalam kondisi apa saja. Padahal, Fransiska mengingatkan, isotonik tidak bisa dikonsumsi sembarangan karena minuman ini mengandung garam natrium (NaCl).

"Coba perhatikan labelnya, pasti ada kandungan Na dan Cl nya," tutur Fransiska. Ia menambahkan, minuman isotonik itu tidak lain adalah larutan garam. Oleh produsennya, larutan itu kemudian diberi tambahan zat lain, seperti vitamin.

Ion yang disebut-sebut sangat bermanfaat bagi tubuh sebenarnya juga tidak hanya terkandung pada isotonik. Setiap garam yang dilarutkan dalam air, kata Fransiska, pasti akan berubah menjadi ion Na dan ion Cl. "Jadi, ion yang terkandung dalam sayur lodeh dengan ion dalam isotonik itu sama saja," tutur Fransiska.

Karena berisi garam, isotonik tidak boleh diminum sembarangan. Apabila berlebihan, kadar garam dalam tubuh akan menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. "Bila sudah kena hipertensi, tinggal menunggu saja bagian tubuh mana yang jebol duluan," kata Fransiska.

Dari makanan
Apabila tubuh kita berkeringat, natrium dan klorida yang terkandung dalam cairan tubuh ikut keluar melalui pori-pori kulit. Jika kedua zat itu tidak digantikan, sel-sel tubuh kita lama-lama akan rusak dan mati.

Persoalannya, dari manakah zat natrium dan klorida itu diperoleh? Apakah harus dari minuman isotonik? Jawabannya, tidak. Menurut Fransiska, makanan yang kita konsumsi sehari-hari sudah cukup untuk menggantikan natrium dan klorida yang keluar bersama keringat. "Setiap kali masak, kita selalu menggunakan garam. Itu sudah cukup untuk mengganti garam yang keluar dari tubuh. Bahkan berlebih," papar Fransiska.

Ia mengingatkan, dalam kondisi normal, tubuh orang dewasa hanya memerlukan 2,3 gram natrium per hari, sedangkan klorida hanya 50-100 mg. Pada anak-anak, kebutuhan dua zat itu lebih sedikit dibandingkan dengan orang dewasa.

Apabila kita memasak tanpa garam, kebutuhan natrium dan klorida juga sudah bisa dipenuhi dari bahan makanan. Ia mencontohkan, 1 ons daging merah mengandung 70 mg natrium, sementara setiap 10 ons nasi mengandung 10 mg natrium.

Bahan makanan lain, seperti telur, daging ayam, kacang-kacangan, buah, dan sayur, juga mengandung natrium. "Karena itu, pada kondisi normal, kita tidak perlu lagi mengganti cairan tubuh dengan isotonik," kata Fransiska.

Fransiska mengingatkan, isotonik lebih cocok dikonsumsi atlet yang menggeluti olahraga berat. Pada atlet olahraga berat, kebutuhan sodium memang lebih tinggi dari orang biasa, yaitu 5-7 gram per hari.

Meski begitu, sebaiknya dihitung lebih dulu apakah natrium dan klorida yang dibutuhkan atlet bersangkutan sudah cukup didapat dari makanan yang dikonsumsi. Bila masih kurang, boleh saja ditambah dengan isotonik.

Di negara maju, kata Fransiska, ada lembaga yang meneliti dan menghitung berapa jumlah natrium pada makanan yang dikonsumsi atlet. Hasilnya, menu makanan yang dihidangkan tiga kali sehari itu sudah mengandung 6 gram natrium.

Mengecoh
Meski isotonik tidak boleh dikonsumsi sembarangan, beberapa iklan produk isotonik justru memakai model orang biasa (bukan atlet) sebagai konsumen isotonik. Minuman isotonik itu juga ditenggak pada kondisi biasa saja, seperti terjebak macet yang tidak selalu identik dengan keluarnya ion-ion tubuh secara berlebihan. Bahkan disebutkan, tanpa menyebut kondisinya, isotonik lebih baik dari air biasa.

Menurut Fransiska, iklan semacam itu sangat menyesatkan masyarakat. Produsen boleh saja menarik pembeli dengan iklan yang kreatif, tetapi dalam iklan juga harus dicantumkan informasi yang jelas, bukan informasi menyesatkan.

Produsen seharusnya juga mencantumkan peringatan minuman itu mengandung garam. Agar konsumen bisa mengambil keputusan terbaik, harus disebutkan pula berapa jumlah garam yang dibutuhkan manusia per harinya.

"Memang produsen akan ribut. Kalau label itu diberlakukan, produk mereka tidak akan laku. Meski demikian, jangan karena kepentingan ekonomi, kesehatan masyarakat dipertaruhkan," kata Fransiska. Jadi, meski kelihatannya menyegarkan, hati-hati bila ingin mengonsumsi isotonik.

Jadi...tetep waspada ya....?

3 Jul 2008

Tubuh Lelaki Tidak Bikin Perempuan "Horny"

Ternyata, tubuh laki-laki telanjang tak cukup menggairahkan bagi kaum perempuan. Menurut penelitian, perempuan justru lebih suka melihat tubuh perempuan seksi.

Tubuh laki-laki berotot, telanjang dada, atau malah telanjang ternyata tidak masuk daftar teratas hal yang dapat membuat perempuan bergairah. Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Chivers dan tim dari Universitas Toronto Amerika Serikat telah membuktikannya.

Hasil dari penelitian Dr Chivers dan tim itu menunjukkan bahwa tekanan darah dan denyut jantung perempuan heteroseksual akan meningkat ketika melihat gambar perempuan yang seksi dibandingkan gambar laki-laki telanjang.

Dalam penelitian tersebut terungkap bahwa ternyata bagi perempuan, jenis kelamin tidak terlalu penting. Yang dapat membangkitkan gairah mereka adalah aktifitas yang dilakukan oleh obyek yang dilihatnya.

Misalnya, perempuan akan lebih bergairah melihat foto perempuan berpose seksi dibandingkan dengan melihat foto laki-laki telanjang dada yang tengah berjalan di tepi pantai.

Jadi bagi para lelaki, sebaiknya jangan cepat puas dengan bentuk badan anda. Sebab, aktifitas dan perilaku yang justru dapat membangkitkan gairah pasangan anda

Sumber : mail sebelah